Intepretative Report

Intepretative report

Charnley memberi sebuah ungkapan: “Reporters count how many times an audience applause a speaker. Analysts study what gets applause and try to figure out why.”

News VS Interpretative report

News=matter of fact/ faktual aja

Interpretative report +interpretasi &analisa penyebab terjadinya suatu peristiwa

“Ulasan berita dalam suatu konteks yg memberikan makna”

Interpretative Report

1)      Menjelaskan fakta yang saling bertentangan. Menjawab how & why secara meluas & mendalam. Cth: Kenaikan harga bbm tapi harga angkutan tidak.

2)      Membutuhkan pengetahuan luas. Melompati nilai berita tradisional seperti kedekatan(proximity), aktualitas (timeliness), konflik (conflict). Oleh karena itu selalu ada rotasi setiap tahun.

3)      Mendalam pembahasan.

In-Depth @ interpretative news

-) menggali suatu berita secara mendalam. Cth: Penjelasan korban yg jatuh akibat bom di bali atau tentang runtuhnya suatu jembatan layang.

-) Dalam beberapa surat kabar di tanah air. Analisis berita ditempatkan dihalaman depan sebagai laporan panjang & memuat spekulasi penguasaan masalah berdasarkan fakta & bukan karangan opini seperti tulisan kolumnis atau tajuk rencana.

Katalog Istilah

-) Tulisan kolumnis dapat berupa masalah olahraga, polotik dan hukum sampai mengenai masakan dan berkebun.

-) Tajuk rencana adalah opini yang biasanya ditulis oleh pemimpin redaksi surat kabar bersangkutan

-) Adapun macam macam narasumber yaitu ilmuan, birokrat, politisi, anggota yang tidak puas, pengejar publisitas, pejabat humas.

Teknik Teknik interpretatif

-) Menurut Edward Jay Friedlander dkk, teknik teknik interpretatif memakai program program yg tersedia meliputi 6 metode

1) Sebab akibat

2) penalaran secara deduktif, yaitu langkah perpikir dari premis umum ke hal yang khusus.

3) Penalaran secara induktif, penalaran ini melangkah dari suatu kasus khusus ke konklusi umum.

4) Analogi. Ini adalah alat yg bersifat literer dan restoris untuk menyederhanakan masalah masalah yang kompleks.

5) Bobot relatif, menjelaskan bobot penting relatif dari unsur unsur masalah merupakan interpretasi yang baik.

6) Sifat manusia, perilaku dan keyakinan dipengaruhi oleh budaya, geografi dan lingkungan.

About oneofmyway

Me..

Posted on May 18, 2013, in Pengantar Jurnalistik, Semester 1 and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: